Selasa, 27 Januari 2009

GENERASI PLAY STATION

Play station adalah konsol permainan grafis dari era 32-bit. Pertama kali diproduksi oleh Sony sekitar tahun 1990 dengan peluncuran perdana di Jepang pada 3 Desember 1994. Perkembangan teknologi ini akhirnya merambah Amerika Serikat pada 9 September 1995 serta Eropa pada 29 September 1995. Kini dunia permainan playstation sudah tidak susah lagi ditemukan, bahkan kini sudah mencapai perkampungan.
Dari sekian banyak permainan Play Station, beberapa yang terkenal diantaranya adalah Tomb Raider, Final Fantasy, Winning Eleven, Tekken, Gran Turismo, dll. Pada 18 mei 2004, Sony telah memproduksi sekitar 100 juta Play Station ke seluruh dunia. Pada maret 2004, sebanyak 7300 judul permainan telah tersedia dengan jumlah akumulasi sekitar 949 juta.
Perkembangan permainan asal Jepang ini semakin lama semakin canggih saja, bahkan saat ini sudah mulai hadir Play Station 3 dengan segala kelengkapan yang dimiliki seperti hardisk yang berfungsi sebagai penyimpan data game, card reader, WiFi, bluetooth, hingga blu-ray disk drive untuk memainkan game PS3 dan film.
Namun kehadiran Play Station justru menumbulkan keresahan bagi para orang tua termasuk pendidik. Pasalnya, kebiasaan memainkan PS ditengarai dapat menhjadikan anak untuk malas belajar. Tidak hanya itu, kegemaran memainkan PS juga dapat memberikan andil bagi buruknya kondisi mental dan perkembangan emosi anak.
Pengaruh kekerasan di kalangan pelajar juga semakin lengkap dengan tidak optimalnya para pendidik dalam pembentukan karakter anak. Pendidik lebih cenderung hanya sebagai pelaksana tugas mengajar saja tanpa berusaha untuk membentuk moral kepribadian anak.
Lahirnya generasi Play Station juga kerap dibayang-bayangi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada pelajar. Seringkali kebijakan dibuat hanya berdasarkan kebutuhan penguasa tanpa melihat survei mengenai kebutuhan pelajar. Pelajar hanya dijadikan sebagai objek pendidikan yang mengakibatkan sekolah hanya sebagai tirani alias penjajahan saja!!

0 komentar:

Poskan Komentar